Wisata Indonesia

10 Daerah Wisata Di Banjarmasin Yang Wajib Dikunjungi

June 12, 2019

Apa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin? Jika jawabannya ialah pasar terapung, maka Anda tidak salah. Selama ini Banjarmasin dikenal dengan pasar tradisionalnya yang berada di atas air. Wajar saja, kota yang mempunyai julukan ‘Kota Seribu Sungai’ ini memang dilalui oleh banyak sungai besar dan kecil ibarat Sungai Barito dan Sungai Martapura. Hal ini menimbulkan sungai sebagai salah satu bab terpenting bagi kehidupan warga Banjarmasin.

Apakah Banjarmasin hanya perihal sungai dan pasar terapungnya? Tentu saja tidak. Kota ini mempunyai banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ini beliau rangkuman 10 tempat wisata di Banjarmasin yang bisa Anda simak sebelum berkunjung ke ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan:

1. Pasar TerapungApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Pasar Terapung Banjarmasin

Tak lengkap rasanya jikalau membahas Banjarmasin tanpa pasar terapung. Pasar ini sudah menjadi ciri khas kota Banjarmasin. Pasar terapung ini merupakan proses jual-beli yang dilakukan di atas bahtera yang mengapung. Saat ini, pasar terapung telah menjadi salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Salah satu pasar terapung yang terkenal ialah yang ada di muara Sungai Barito, tepatnya di Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin. Pasar ini diperkirakan sudah ada semenjak 400 tahun yang lalu. Barang yang dijual pun bermacam-macam mulai dari hasil kebun, kuliner hingga pakaian. Untuk bisa menyaksikan aktivitas di pasar ini, Anda harus tiba pagi hari alasannya ialah pasar ini hanya berlangsung dari jam 05:00 hingga 07:00.

Dahulu, yang terjadi di sini ialah tukar barang atau saling tukar barang tanpa memakai uang. Meskipun kini sudah memakai uang sebagai alat tukarnya, namun ada beberapa yang masih melaksanakan tukar barang barang. Yang menarik di pasar terapung ini ialah adanya tongkat dengan ujung kawat untuk mengambil barang yang dibeli alasannya ialah sulitnya mendekatkan bahtera yang dinaiki.

2. Taman Siring Sungai MartapuraApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Taman Siring Sungai Martapura

Satu lagi tempat wisata di Banjarmasin yang mengandalkan sungai ialah Taman Siring Sungai Martapura yang berada di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Kapten Tendean. Taman ini berada di tepian Sungai Martapura dan ramai dikunjungi dikala sore hari. Dari sini, Anda bisa melihat aktifitas jukung atau bahtera khas Banjarmasin di sungai.

Silakan bawa alat pancing dan puaskan hobi memancing Anda di tempat wisata ini. Jika ingin menikmati pemandangan sekitar sungai saja, Anda bisa duduk di dingklik yang telah disediakan sambil menikmati kuliner dari warung yang berjajar di taman.

Pada hari Minggu, Taman Siring Sungai Martapura semakin ramai dengan adanya komunitas anak muda yang berlatih skateboard dan BMX. Tak jarang tempat ini juga dijadikan lokasi perlombaan oleh mereka.

3. Taman MaskotApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Taman Maskot

Sesuai dengan namanya, tempat wisata ini menampilkan dua maskot kota Banjarmasin yaitu bekantan dan pohon kasturi. Di gerbang masuk, Anda akan disambut sebuah patung bekantan seukuran insan dewasa. Tak jauh di belakangnya, ada patung pohon kasturi dengan simpanse –monyet bergelantungan.

Di sebelah kanan gerbang masuk, ada rumah tanaman yang berisi banyak kaktus, pengecap buaya dan beberapa jenis tanaman lain dalam pot. Untuk fasilitas, Taman Maskot telah dilengkapi dengan lahan parkir, mushola, toilet, bangku-bangku taman, warung makan dan arena bermain anak.

Tempat wisata ini berada di sentra kota Banjarmasin, tepatnya di Jalan H. Djok Mentaya.

4. Museum WasakaApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Museum Wasaka

Museum Wasaka ialah akronim dari Waja Sampai Kaputing yang merupakan motto usaha rakyat Kalimantan Selatan. Tempat wisata sejarah ini berada di Jalan H. Andir, Kampung Kenang Ulu, Banjarmasin Utara. Arsitektur bangunannya ialah rumah susila Banjarmasin yang berbentuk panggung dengan atap tinggi.

Di dalamnya, terdapat banyak sekali koleksi foto, mesin ketik, seragam perjuangan, dan senjata yang dipakai untuk melawan penjajah ibarat keris dan senjata api milik Belanda yang berhasil dirampas. Selain itu, ada sebuah sepeda renta yang dahulu dipakai untuk mengantar surat secara sembunti-sembunyi.

Yang menarik ialah adanya teks proklamasi yang dibentuk pada tanggal 17 Mei 1949. Isi teks ini berbeda dengan teks proklamasi yang banyak diketahui rakyat Indonesia selama ini. Hal ini dikarenakan berdasarkan Perjanjian Linggarjati, Kalimantan tidak masuk dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meskipun demikian, rakyat Kalimantan masih terus berjuang untuk menjadi bab dari NKRI dan berhasil menyatakan kemerdekaannya empat tahun sehabis Bung Karno membacakan teks proklamasi.

Museum Wasaka buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional, mulai pukul 08:30 hingga 12:30. Anda tidak dikenakan biaya untuk masuk ke sini.

5. Pulau KembangApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Pulau Kembang

Pulau Kembang merupakan sebuah pulau yang berada di tengah Sungai Barito. Tempat wisata ini menjadi habitat simpanse dan beberapa jenis burung. Menurut warga, di pulau ini terdapat seekor simpanse besar yang merupakan raja monyet.

Saat berada di pulau ini, berhati-hatilah dengan barang bawaan Anda. Monyet-monyet seringkali ingin tau dan ingin melihat apa saja yang Anda bawa. Sebaiknya bawa camilan atau buah-buahan untuk mengalihkan perhatian mereka dari tas Anda.

Menariknya, di pulau ini terdapat sebuah kuil dan altar dengan arca berbentuk simpanse putih atau Hanoman. Altar ini, oleh warga Tionghoa, dipakai untuk meletakkan sesaji pada saat-saat tertentu.

Tempat wisata ini berjarak sekitar 1,5 km dari sentra kota Banjarmasin. Untuk sanggup melihat aktifitas monyet-monyet ini dari dekat, Anda harus membayar sebesar 5.000 Rupiah untuk wisatawan domestik dan 25.000 Rupiah untuk wisatawan mancanegara.

6. Masjid Sultan SuriansyahApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Masjid Sultan Suriansyah

Masjid ini disebut juga dengan Masjid Kuin alasannya ialah lokasinya yang berada di Kelurahan Kuin Utara. Dibangun antara tahun 1526 – 1550, masjid ini menjadi masjid tertua d Banjarmasin.

Seperti bangunan khas Banjarmasin lainnya, Masjid Sultan Suriansyah berbentuk rumah panggung dengan gesekan khas Kalimantan Selatan dan atap tumpang. Beberapa bab dari masjid terlihat ibarat dengan Masjid Agung Demak terutama di bab atapnya yang berundak dan mengerucut ke atas. Hal ini dimungkinkan alasannya ialah relasi kedua kesultanan pada zaman dahulu.

Yang unik dari masjid ini ialah mihrab atau tempat imam salat mempunyai atap sendiri yang terpisah dari atap bangunan utama.

7. Masjid Sabilal MuhtadinApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Masjid Sabilal Muhtadin

Masjid Sabilal Muhtadin disebut sebagai masjid terbesar di Banjarmasin. Masjid dengan lima buah menara ini bisa menampung sebanyak 15.000 orang jamaah.

Namanya diambil dari nama kitab yang ditulis oleh Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjary yang merupakan ulama besar di Kalimantan Selatan. Masjid yang dibangun pada tahun 1981 ini menjadi salah satu tempat wisata religi yang banyak dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun dari luar kota.

Masjid Sabilal Muhtadin berada di tepi barat Sungai Martapura, tepatnya di Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.

8. Pasar Intan MartapuraApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Pasar Intan Martapura

Pasar intan ini berada di Jalan Ahmad Yani, Martapura, atau sekitar 45 km dari sentra kota Banjarmasin. Pasar ini menjadi tempat wisata yang sempurna bagi penggemar kerikil permata. Martapura dikenal sebagai kota dengan hasil tambang kerikil permata terbesar di Indonesia. Batu permata di sini mempunyai kualitas yang baik.

Di pasar ini, terdapat sekitar 87 toko kerikil permata. Selain membelinya dalam bentuk batuan, Anda juga bisa membeli kerikil permata yang telah diolah menjadi banyak sekali bentuk ibarat kalung, gelang, cincin dan juga bros. pengunjung pasar ini bukan hanya wisatawan domestik, banyak wisatawan dari Malaysia, Brunei dan Singapura yang tiba ke sini.

9. Pusat Kuliner Tepian Sungai MartapuraApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Pusat Kuliner Tepian Sungai Martapura

Jika ingin menikmati masakan khas Banjarmasin di satu tempat, Anda bisa tiba ke sentra masakan Banjarmasin yang berada di Jalan Pos yang menghubungkan antara Jalan Sudirman dan Jalan Hasanudin.

Di jalan sepanjang 300 meter ini, terdapat sekitar 52 kios kuliner yang menjual aneka masakan khas Banjarmasin ibarat laksa, nasi kuning, soto Banjar dan lupis. Selain itu, ada nasi goreng sebagai hidangan nasional dan juga masakan dari tempat lain ibarat masakan Padang dan Palembang.

10. Kampung SasiranganApa yang Anda pikirkan dikala mendengar kata Banjarmasin 10 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Kampung Sasirangan

Jika di Cirebon ada Batik Trusmi sebagai sentra oleh-oleh, di sini ada yang namanya Kampung Sasirangan. Di sini, Anda bisa menemukan batik sasirangan yang merupakan batik khas Banjarmasin. Tempat wisata belanja ini ada di Jalan Seberang Masjid, Kampung Melayu.

Selain membeli, Anda juga bisa melihat proses pembuatannya di sini. Batik sasirangan ini mempunyai ciri berwarna cerah. Anda bisa membeli yang masih berbentuk kain atau yang sudah jadi ibarat pakaian, selendang, sprei dan taplak meja. Ada juga banyak sekali aksesoris yang dibentuk dari kain batik ini mulai dari tas, dompet hingga sapu tangan.